Senin, 11 Juni 2012

Hakikat Pencinta Alam



Apakah sebenarnya pencinta alam itu ? apakah didalamnya termasuk individu / kelompok yang mempunyai minat khusus (cinta) kepada alam, baik secara keseluruhan maupun unsur-unsurnya saja ? apakah seorang pawang binatang, ahli lingkungan, pendaki gunung, sarjana dari disiplin agrokompleks, dan sejenisnya dapat disebut pencinta alam ?.
Pencinta alam merupakan istilah yang digunakan bagi individu maupun kelompok yang melaksanakan kegiatannya di alam. Walaupun tidak selalu, tetapi secara umum kegiatan kepencitaalaman lebih ditekankan di alam bebas dalam bentuk petualangan.
Kepencitaalaman, sebagian atau keseluruhan, mencakup tiga aspek yang harus diperhatikan pelakunya
Ketiga aspek tersebut adalah :
KESELAMATAN
· Subyektif (sulit dikontrol – pencinta alam pemula)
· Obyektif (dapat dikontrol – pencinta alam lanjut)

KETERAMPILAN
· Teknis (aturan operasional)
· Kesegaran jasmani (ketahanan fisik dan adaptasi)
· Keterampilan umum (kepimpinan, psikologi, rasa percaya diri)

K E P U A S A N
Yang diperoleh karena keberhasilan yang didasarkan pada keterampilan mengatasi tantangan (ketakutan, ketidakpastian, psikologi massa, dll). Secara filsafati, kegiatan kepencintaalaman berfungsi sebagai sarana pengembangan :
· Kepribadian (fisik, mental, emosi)
· Sosialisasi (integrasi, setia kawan)
· Kesadaran lingkungan (menumbuhkan kepekaan dan rasa cinta, kekuatan transsendent)
 
Pengalaman menunjukkan bahwa seorang pencinta alam yang baik, terdidik mempunyai sifat yang dapat dibangggakan, yaitu : mempunyai dedikasi yang tinggi terhadap teman, lingkungan, dan lembaga; mempunyai kemandirian yang tinggi dan percaya diri, tidak sombong dan respon terhadap perubahan serta cinta terhadap lingkungannya. Banyak hal positif yang dapat diperoleh dari kepencintaalaman.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar